Menurut pantauan Media Gardatipikornews.com di lokasi , jarak antara sungai berbatas dengan badan jalan dan berjarak sekitar 30 meter dengan pemukiman warga, untuk mengatasi meluasnya Abrasi dan amblas nya badan jalan warga masyarakat terpaksa menutup jalan agar tidak di lalui kendaraan roda empat, hanya kendaraan roda dua yang di bolehkan untuk melintasi.
Miswar Sekdes Desa Gampong Baro mengatakan bahwa benar Desa kami tiap tahun harus menerima kenyataan menjadi korban luapan sungai kreung Baroe, untuk tahun ini sudah sangat parah menyebabkan abrasi yang mengikis badan jalan dan mengancam fasilitas umum serta pemukiman warga, Miswar meminta Pemkab Pidie peka dan untuk segera menanggani serius tentang persoalan ini .
( Pewarta : Kaperwil Aceh/ Gardatipikornews.com
)