Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Angka Stunting di Kecamatan Nyalindung Pertengahan 2024 Menurun 12 Persen

by Gardatipikornews
03 Juli 2024 - 339 Views

Sukabumi || Gardatipikornews.com -

Dalam rangka menurunkan angka stunting, pemerintah Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan. Alhasil, pada pertengahan tahun 2024 angka stunting di Kecamatan Nyalindung menurun hingga 12 persen. Ditemui diruang kerjanya, Camat Nyalindung Antono mengatakan, kasus stunting diakhir tahun 2023 sampai awal tahun 2024 angkanya sekitar 367 penderita. Menurutnya, dalam upaya penekanan, pencegahan sampai penurunan stunting pemerintah kecamatan selalu berkerjasama lintas sektor yang terdiri dari Puskesmas, Polsek dan Koramil, dimana seluruh unsur tersebut menjadi gerakan orang tua asuh, adapun sumber anggaran kemandirian masing- masing unsur instansi. Antona menjelaskan, muncul angka stunting sekitar 367 berhasil ditekan sehingga pada pertengahan tahun ini ada penurunan. "Dari angka 367 dipertengahan tahun ini ada penurunan diangka 12 persen dari hasil evaluasi pengukuran ulang di wilayah Kecamatan Nyalindung," ungkap Antono kepada Wartawan Selasa (2/07/2024). "Pelaksanaan pencegahan stunting ini dimulai dari ibu hamil, bayi-balita serta calon pengantin (Catin),"sambungnya Antono berharap khusunya wilayah kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi kedepanya dipastikan bisa zero new stunting. "Jangan ada stunting yang baru, semua harus bergerak, stunting bukan hanyah beban pemerintah saja melainkan tanggung jawab bersama semua unsur elemen masyarakat, ciptakan generasi anak bangsa yang sehat cerdas dan juga kuat," pungkasnya. Asep supiandi.
Sebelumnya
Ketua Black Panther Shooting Club, H. Andreas, SE, Apresiasi Perbaikan Jalan oleh Warga...
Selanjutnya
ODGJ Mengamuk di Cibinong, Polsek Cibinong Bergerak Cepat Mengamankan...

Berita Terkait :