Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan selama pencanangan BIAN diharapkan orang tua segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau pos pelayanan imunisasi untuk mendapatkan imunisasi rutin.
Karena pentingnya imunisasi bagi balita, maka dilakukan sosialisasi-sosialisasi oleh petugas kesehatan dari tingkat kota hingga sampai ke tingkat desa.
Seperti apa yang dilakukan Dewi Suryatin (Sanitarian) dan Bidan Desa Nana Herdiana dari Puskesmas Ciseeng Kabupaten Bogor (Rabu, 6 Juli 2022).
Dalam kesempatan pada rapat aparatur Kecamatan Ciseeng dengan para kepala desa, Nana sebagai bidan desa memaparkan mengenai apa itu Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).
Dengan kenyataan yang ada ialah:
1. Latar belakang
karena terjadinya penurunan cakupan imunisasi yang signifikan sejak pandemi Covid 19.
2. Anak yang belum mendapatkan imunisasi rutin dan lengkap, dapat mengakibatkan tidak terbentuknya Herd Immunity yang sangat berpotensi terjadinya kejadian luar biasa bahkan wabah.
3. Mayoritas wilayah Indonesia sangat beresiko tinggi terjadinya penularan virus campak dan polio.
Sasaran BIAN adalah:
1. Imunisasi kejar usia 12 - 59 bulan.
2. Imunisasi Kampanye campak umur 9 - 59 bulan.
Reporter: Koord. Bogor Raya Agustion