Bogor || Gardatipikornews.com -
Diduga kuat sokirin oknum kepala sekolah SMPN 1 Tenjo kec.tenjo kab.bogor, jawabarat, beberapa Minggu kebelakang awak media mendapatkan informasi dari beberapa keterangan masyarakat yang enggan di sebutkan namanya,, ia mengatakan kepala sekolah Melakukan pungli terhadap orang tua dengan alasan untuk biaya perpisahan anak didiknya. Di tempat terpisah awak media melakukan konfirmasi terhadap kepala sekolahnya melalui pia Watsap nya untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat namun menurut nya silahkan saja temui ketua komite,
Masih menurut sokirin ia mengatakan bahwa di sekolah saya tidak ada pungutan terhadap orang tua siswa coba bapak temui ketua komite sekolah dan rekan rekan komite nya,, dan di SMPN 1 Tenjo yaitu sekolah saya Tidak ada namanya iuran untuk sekolah Pak,,
Bapak silahkan saja Minta keterangan dari ke komite sekolah saja Pak nanti.
Biar pengurus komite yang bisa menjawab pertanyaan bapak,,
Nanti bapak datang ke sekolah saja nanti akan dijelaskan, bersama saya dan pengurus komite,,jelasnya
Di sisi lain kepala sekolah SMPN 1 Tenjo melakukan pungutan terhadap orang tua ia juga melakukan pungli terhadap yang bawa kendaraan untuk menyaksikan acara perpisahan anak kandung nya yang bersekolah di SMPN 1 Tenjo
Dengan berdalih iya mengatas namakan tukang parkir dengan menggunakan setempel sekolah SMPN 1 Tenjo,,
Namun saat di konfirmasi terhadap sokirin berkaitan dengan penggunaan setempel sekolah ia menyangkal bahwa saya tidak tau menau berkaitan dengan setempel sekolah yang di gunakan untuk parkir,,
Namun di saat awak media menanyakan tentang iyuran sekolah ia tidak menjawab hingga berita ini di terbitkan,, kembali sementara keterangan dari masyarakat yang enggan di sebutkan namanya bahwa untuk iyuran perpisahan per siswa nya di kenakan biaya sebesar 350 Ribu Rupiah sama kepala sekolah yang sekarang sedangkan pasilitas di sekolah sudah ada seperti halnya panggung dan sound sistem yang komplit namun sama kepala sekolah yang dulu sangat jauh berbeda tidak nyampai 350 tiga ratus lima puluh ribu rupiah memungut sebesar ini baru kali ini sama kepala sekolah yang sekarang untuk di tahun ini,
( @Syam GTN & Team Red@ksi.gtn.com )