Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Pemerintahan - GTN Kepolisian & TNI - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Pendidikan - GTN Olahraga - GTN Kecelakaan - GTN Politik - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - Jurnal Nasional - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Excavator Turun Di Desa Ciseeng Disaksikan Plt Camat Adhi Nugraha S.Stp MH Kasi Trantib Dan Ketua Dpac Ppbni Satria Banten

by Gardatipikornews.com
17 Juli 2025 - 329 Views

Bogor || Gardatipikornews.com -- Menindaklanjuti kejadian bobolnya kali Sasak yang mengakibatkan rusaknya puluhan hektar empang petani ikan di wilayah Desa Babakan dan Desa Ciseeng (Jumat, 11 Juli.2025) yang menyebabkan kerugian lebih dari 1 miliar rupiah.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, karena beberapa hari sejak musibah banjir tersebut belum ada action dari pihak terkait, maka pada hari Senin malam (14 Juli 2025) didatangkan excavator ke lokasi Jl. Perkebunan Kongsi. Dan pada hari Rabu malam (15 Juli 2025) kembali datang satu unit excavator yang lebih besar.


Pengerukan sedimentasi kali kongsi dihadiri Plt. Camat Ciseeng Adhi Nugraha S.Stp MH, Kasi Trantib Tajudin S.Sos, Ketua PPBNI SATRIA BANTEN Dpac Ciseeng Mulyadi, Ketua Karang Taruna Alan Sudarmadi S.Kom, Sufyan Hadi, perwakilan dari Upt. Pengairan Parung, Upt. Jalan dan Jembatan Will. VIII serta warga setempat. Sayang sekali selama proses pengerukan, hingga hari ke tiga ini (Kamis, 17 Juli 2025) tak dihadiri oleh Kepala Desa Ciseeng.

Kedatangan 2 unit excavator tersebut sedikit banyak bisa mengobati duka puluhan petani ikan di Desa Babakan dan Desa Ciseeng. Dengan harapan dengan dikeruknya tanah dan lumpur yang ada di kali sasak bisa melancarkan aliran air yang melintas di kali tersebut, sehingga para petani ikan tidak akan terjadi lagi kebanjiran.

Pewarta: Agustion

Sebelumnya
Pembangunan Gedung Penunjang Sapras Kecamatan Pasar Kemis Diduga Melanggar...
Selanjutnya
Mendagri Tito Kukuhkan Dewan Pengurus APKASI Masa Bakti...

Berita Terkait :