Sukabumi || Gardatipikornews.com
- Harga gas LPG 3 kilogram sangat memberatkan bagi masyarakat miskin ataupun menengah kebawah,pasalnya sesuai peraturan yang bahkan di sampaikan menkeu Sri Mulyani dibeberapa media elektronik dan beredar juga viral di media sosial Tik tok FB dan youtube dan instagram Bagaimana tidak menjerit harga eceran diwarung warung paling rendah itu di angka 20.000 ribu rupiah dan 23.000 ribu rupiah,sedangkan pemerintah telah mensunsidi 30.000 ribu rupiah per tabung 3 kilogram itu,dan harga yang dianjurkan pemerintah,dari pangkalan resmi pertamina ke penyalur hanya Rp 12.750 ripiah per tabung Awak media mencoba mengkroscek ke warung warung guna untuk study banding,karena di wilayah kecamatan purabaya khususnya harga pertabung nya kisaran 20.000 sampai 23.000 rupiah pertabung nya,ternyata hampir merata di davil V harga LPG melon 3 kilogram tersebut,dan harapan masyarakat supaya Forkopimcam segera audit para pengecer gas LPG 3 kilogram ke agen agen dan warung warung guna upaya penekanan jangan seenaknya meninggikan harga yang notabeme pemerintah telah membayar subdidi sampai 30.000 ri u ripiah pertabung.dan kalau tidak pemerintah mensubsidi maka harha gas LPG 3 kilogram harganya mencapai 42.750 ribu rupiah.
Semoga para pemimpin terutama Anggota dewan,Forkopimcam harus cepat tanggap akan keluhan masyarakat yang merasa terbebani dengan harga 20.000 hingga 23.000 ribu rupiah,dan sudah saat nya memberikan penekanan kepada warung warung dan juga agen agar masyarakat bisa merasakan subsidi dari pemerintah itu bukti nyatanya harus terasa di masyarakat kecil
( @MardiGTN.com )