Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Merasa Terancam, Anak Wartawan Korban Kebakaran Berharap Bisa Ngomong 4 Mata Dengan Kapolda Sumut

by Gardatipikornews
02 Juli 2024 - 627 Views

Tanah Karo || Gardatipikornews.com  -

Atas insiden kebakaran yang mengakibatkan Wartawan Tribata.tv Sempurna Pasaribu berserta istri,anak dan cucunya meninggal dunia pada Kamis,(27/06/2024) kemarin di rumah yang di huninya,Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Minggu,30/06/2024 tim Labfor Polda Sumut kembali ke lokasi kejadian kebakaran guna olah TKP. Tim Labfor Polda Sumut datang bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Iman Efendi, M.Si. Dalam kunjungan Kapolda Sumut ke keluarga korban, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Iman Efendi, M.Si., mengucapkan belasungkawa atas kepergian Almarhum Sempurna Pasaribu, pada keluarga yang di tinggalkan sabar dan tabah. Saat kehadiran Kapolda Sumut, Eva Br Pasaribu (30) anak Alm.Sempurna Pasaribu dan Almh.Elfrida Ginting (istri) mengucapkan banyak terimakasih kepada Kapolda Sumut karena menyempatkan diri untuk datang menemui kami dan juga ikut prihatin atas insiden yang menimpa keluarga kami. Ketika awak media mewawancarai Eva Br Pasaribu di rumah keluarganya mengatakan,ada banyak yang ingin saya sampaikan kepada bapak Kapolda dan saya berharap bisa ngomong empat mata bersama bapak Kapolda Sumut dengan nada sedih. Lanjut eva, saya merasa terancam pada saat semalam dipanggil untuk wawancara dimintai keterangan ke kantor polisi, saya merasa terancam,saya merasa kata kata itu harus saya ia kan bukan dari kemauan saya. "Agar bapak Kapolda memberi waktunya  sedikit lagi untuk mendengarkan keluh kesah saya, saya mohon untuk bapak kapolda membantu kami bapak Kapolda agar di usut tuntas sampai ke akar akarnya".tutup Eva.   ( @sp. Red@ksi.gtn.com  )
Sebelumnya
"Ketua Organ sayap Barakuda Dukung Pemerintah Berantas dan Perangi Judi...
Selanjutnya
SDN Sukahurip Adakan Acara Perpisahan Kelas V1 dan Kenaikan Kelas 1-V tahun Ajaran...

Berita Terkait :