Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Seperti terasa hidup dan bernapas lega bagi stap desa bojonglongok dan lembaga kemitraan yang ada di desa,bagaimana tidak penantiannya beberapa bulan silam dan sempat ada keterlambatan dalam proses pencairan anggaran desa yang tersendat oleh problematik yang berkaitan dengan kelengkapan administrasi kini desa bojonglongok kecamatan parakansalak mulai bekerja ekstra dalam perealisasian anggaran yang di terima. Senin 23-06-2025
Seperti yang di jelaskan oleh pikri stap kaur perencanaan beberapa hari lalu di ruang kerjanya menyampaikan kepada insan media
"Alhamdulillah anggaran sudah masuk dan beberapa pekerjaan sudah di realisakan seperti rabat beton JUT ( jalan usaha tani ) di kampung Lebak jeruk RT 003/006,kalo untuk pos yandu cempaka sendiri di RT 02/03 kampung Wangun yang memang bangunan nya tepat di depan halaman desa juga sedang dalam proses pengerjaan awal yaitu pemasangan atap baja ringan dan untuk rehab itu sendiri adalah rehab sedang,hanya itu saja kita menyesuaikan dengan yang ada di RAB Desa,karena kondisi atap bangunan pos yandu cempaka itu sudah banyak yang lapuk dan bocor jika ada hujan turun.mengenai besaran anggaran yang di alokasikan yaitu sebesar Rp.32.700.000 (tiga puluh dua juta tujuh ratus ribu rupiah)," jelasnya
Pikri menambahkan bahwa dalam pembongkaran pos yandu melibatkan swadaya dari warga dan bisa kita lihat seperti yang terpampang jelas di tembok bangunan adapun pelaksanaan pekerjaan itu swakelola yang di serahkan kepada TPK. Ucap pikri
Di lain kesempatan insan media meninjau pelaksanaan kegiatan yang juga sedang dalam tahap proses pengerjaan irigasi di RT. 04/04 kampung bojonglongok desa Bojong longok kecamatan parakansalak, adapun pengerjaan tersebut masih bersumber dari anggaran desa yang di silpa kan di tahun 2024 (sisa lebih pembaiayaan anggaran).masih di lokasi dan kampung yang sama terlihat juga perbaikan jalan setapak (shandsheet) jalan usaha tani yang membentang hitam jalan tersebut menghubungkan antara desa bojonglongok dengan desa sukakersa . dengan anggaran Rp. 66.900.000.di lokasi kegiatan insan media berbincang dengan satu di antara pekerja yang ada di lapangan terkait kegiatan.
"Kalo Masalah yang kerja untuk Solokan ini semua warga masyarakat di sini kita semua di ikut sertakan jadi kalo di kerjakan sama warga setempat pasti lebih kuat karena untuk kepentingan warga sendiri .jawab nya sambil tersenyum
Jika mengacu kepada permendes Nomor 2 tahun 2024 tentang petunjuk operasional atas fokus penggunaan dana desa tahun 2025, pada pelaksanaan kegiatan pembangunan desa Bojonglongok pokus kepada pemberdayaan masyarakat lingkungan agar sebagian warga yang tidak mendapat kan penghasilan kini dengan adanya pembangunan desa mereka mendapatkan penghasilan.
( @DD. H GTN**