Supriatna mengungkapkan bahwa, Sekolah Dasar Islam ini merupakan sekolah berbasis Adab Islam, di mana kita akan mendidik supaya murid itu berkarakter baik dan berakhlakul Karimah,menjadikan anak yang beradab mulia sebagai generasi Soleh Solehah , karena SD itu merupakan pondasi awal,
"Bagai mana di SMP-nya itu baik, ataupun SMA nya baik kalau di saat SD nya saja ahlaknya jelek .Tandas Supriatna
Maka dari itu, Sekolah Dasar Islam Ainul Yaqin kolaborasikan 3 kurikulum, yang pertama kurikulum nasional dengan istilah kurikulum merdeka, kemudian yang kedua adalah kurikulum agama yang mana basic pengenalan permasalahan-permasalahan keagamaan dasar bagi anak-anak untuk menguatkan jati diri sebagai muslim yang tafaquh fiddin , kemudian yang ke tiga kurikulum lokal, dan kurikulum lokal itu lebih bersifat kepada pola asuh atau pengasuhan anak, jadi lebih menekankan ke kurikulum akhlak artinya bahwa kita melakukan pola pendidikan di sini lebih kepada pengasuhan anak-anak dimasanya ,sesuai dengan tubuh kembang anak. Ungkapnya
Di akhir kegiatan peresmian sekolah Dasar Islam (SDI) Ainul Yaqin, ketua Yayasan Ainul Yaqin, Supriyadi S.Pd., M.Pd, sekaligus memberikan 300 paket sembako kepada warga masyarakat kaum Dhuafa dan anak yatim dari Desa Bojong kunci dan Sukamukti .
Hadir dalam kegiatan, Pengurus Yayasan Ainul Yaqin, Guru Sekolah Dasar Islam Ainul Yaqin , para tokoh masyarakat, tokoh agama juga kepala Desa Bojong Kunci yang di wakili bidang Kesra dan perangkat Desa .
Reporter: Jaelani &@gon gtn com