Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Polres Sukabumi Gelar Apel Kesiapan Penanganan Karhutla 2026, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral

by Gardatipikornews.com
11 Agustus 2026 - 15 Views

Sukabumi,  Jawa Barat || Gardatipikornews.com --  Memasuki musim kemarau, Polres Sukabumi bersama unsur pemerintah daerah dan instansi terkait menggelar Apel Gelar Pasukan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Sukabumi, Jalan Sudirman No. 12, Palabuhanratu, tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., serta diikuti personel gabungan dari TNI-Polri, BPBD, Damkar, Basarnas, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, PMI, Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, serta unsur terkait lainnya.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Selain kesiapan personel, turut diperlihatkan kesiapan sarana, prasarana, kendaraan operasional, serta peralatan pendukung penanggulangan bencana.


Dalam amanatnya, Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi menegaskan bahwa Karhutla bukan hanya persoalan kebakaran semata, tetapi dapat menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan, perekonomian, kesehatan masyarakat, hingga keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.

“Memasuki musim kemarau, potensi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Polres Sukabumi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Karhutla bukan hanya sekadar bencana alam, melainkan ancaman nyata bagi ekosistem, perekonomian, kesehatan masyarakat akibat asap, serta kelangsungan hidup generasi mendatang,” ujar Kapolres Sukabumi.

Kapolres menambahkan, apel tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat memiliki kesiapan personel, materiil, maupun sarana dan prasarana sehingga mampu bergerak secara cepat, tepat, dan terpadu apabila terjadi Karhutla.

“Kita harus memastikan bahwa seluruh instansi terkait siap bergerak cepat, tepat, dan terpadu dalam menanggulangi potensi bencana ini. Tugas pencegahan dan penanggulangan Karhutla tidak bisa dipikul oleh Polri sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya sinergitas lintas sektoral antara TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Damkar, Basarnas, relawan, serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam melakukan pencegahan maupun penanganan Karhutla.

Dalam arahannya, Kapolres juga meminta seluruh jajaran meningkatkan deteksi dini dan patroli terpadu di wilayah yang rawan terjadi kebakaran, termasuk mengoptimalkan pemantauan titik api atau hotspot.

Selain itu, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat serta pelaku usaha di bidang perkebunan juga harus terus digencarkan, khususnya terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar.

“Lakukan deteksi dini dan patroli secara intensif di kawasan-kawasan yang rawan kebakaran hutan dan lahan. Gencarkan pula edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” jelasnya.

Kapolres turut mengingatkan seluruh instansi untuk memastikan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla dalam kondisi siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Koordinasi antarposko penanganan di lapangan juga harus berjalan cepat dan efektif dengan mengedepankan kepentingan bersama.

Di sisi lain, keselamatan personel menjadi perhatian utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Seluruh petugas diminta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan mengutamakan prinsip safety first, khususnya ketika melakukan pemadaman di medan yang sulit dan berisiko.

“Satu jiwa personel sangat berharga. Patuhi SOP keselamatan kerja saat melakukan pemadaman di medan yang sulit. Kita harus bekerja maksimal, namun keselamatan personel tetap menjadi prioritas,” ungkap Kapolres.

Kapolres Sukabumi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan instansi terkait yang telah menunjukkan komitmen dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Mari kita laksanakan tugas mulia ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan keikhlasan demi menjaga bumi Pasundan yang kita cintai,” pungkasnya.

Kegiatan Apel Gelar Pasukan dan Penanganan Karhutla Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut diharapkan seluruh unsur terkait semakin siap dalam menghadapi potensi Karhutla serta mampu memberikan respons cepat dan terpadu demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Jurnalis : @MardiGTN.com

Publikasi : Red@ksi.gtn.com 

Sebelumnya
Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independen ( PPRI ) Ajak Pemimpin Redaksi Media Se-Indonesia...
Selanjutnya
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Untuk Dukung Pembayaran PPPK Di Daerah, Pastikan Tak Ada Yang...

Berita Terkait :