|| Gardatipikornews.com -- Dua buah video yang memperlihatkan aksi perkelahian sejumlah remaja di lahan perkebunan warga, tepatnya di Kampung Pasirbalay, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, viral di media sosial.
Video viral aksi tidak terpuji tersebut memancing reaksi dari masyarakat. Apalagi video kekerasan berdurasi sekitar 18 detik mempertontonkan aksi kekerasan. Dalam rekaman video terlihat aksi duel antar remaja yang diketahui berstatus pelajar.
Sebaliknya, dalam video itu sejumlah orang yang melihat, hanya menonton adegan perkelahian dan merekam kejadian duel satu lawan satu, yang melibatkan empat orang pelajar.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, perkelahian terjadi pada Kamis ( 25/9 ) dan Jumat ( 26/9 ) lalu.
Dalam video tersebut terlihat jelas mereka saling pukul. Ironisnya tidak ada yang melerai, tapi malah menonton dan merekam serta melontarkan kata kata propokativ, " Hayoh... Han.. Teunggel Han... Podaran Han..., " ucapnya.
Kejadian tersebut sudah banyak diketahui oleh warga dari video yang tersebar di grup Whatsapp di Pajampangan. Para pelaku diduga masih pelajar SMP di wilayah Kecamatan Surade dan Kecamatan Cibitung.
Dari video yang beredar mereka masih pelajar SMP dan infonya kasus tersebut sudah dilakukan proses mediasi oleh pihak sekolah disaksikan pihak kepolisian Polsek Surade.
Klarifikasi Kepsek SMP 6 Surade di Tiktok.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya Yulis Tiana Dewi, Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Surade, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.
Dengan ini saya klarifikasi terkait video viral perkelahian anak SMP Negeri 6 Surade dan MTS Muhammadiyah Surade dan MTS Cidahu Cibitung bahwasannya kasus perkelahian tersebut telah diselesaikan dengan semua pihak yang terlibat maupun dengan orang tua siswa.
Di saksikan oleh Kapolsek Surade beserta anggota serta perwakilan guru dari pihak sekolah yang terlibat, orang tua wali siswa dan juga dihadiri oleh Kepala Desa setempat.
Pada hari Senin tanggal 29 September 2025 pada pukul 9 sampai dengan 10.30 waktu Indonesia Barat bertempat di SMP Negeri 6 Surade.
"Salah Satu Pemerhati Pendidikan Kabupaten Sukabumi Sekaligus ketua GTK R3 Kab. Sukabimi " Asep ruswandi, S.Pd mengungkapkan Masih Saja terjadi Kekerasan dan perkelahian di dunia pendidikan, ini jadi sorotan dan perhatian setiap instansi terkait agar mensosialisakan secara mendalam agar tidak terulang kembali seperti yang terjadi dua pelajar antara SMP dan MTs." ungkapnya.
Selanjutnya Asep menambahkan kepada Dinas pendidikan dan kepala sekolah yang berada di Kabupaten Sukabumi agar terus memberikan sosialisasi dan pengawasan yang extra terhadap siswanya,
( @Sumardi GTN**