Berbekal informasi dari keterangan warga tersebut , awak mediapun menyambangi kediaman komite Mts Al Hidayah Haris S.Ag yang kebetulan salah satu tenaga pendidik di sekolah tersebut guna komfirmasi , ketika dikonfirmasi awak media gardatipikornews com dan media lain di rumah tempat kediamannya Haris mengatakan ,"
Saya jadi ketua komite sudah dua periode itupun terpaksa karna yang lain tidak ada yang mau , mungkin karna pengalaman dan sudah banyak kenalan di kedinasan kemenag ,mungkin dengan alasan itu saya ditunjuk jadi ketua komite , sedangkan saya sebagai tenaga pengajar di Sekolah Mts Al Hidayah dan sebentar lagi akan pensiun kurang lebih tiga tahun lagi ," ujarnya.
Terkait pekerjaan ,cuma nama saja dicantumkan sebagai pelaksana , sumber anggarannya dari Hibah Biro Kesra Pemprop Jabar 2022, kalau tidak salah yang diterima cuma Rp 140 juta rupiah, itupun kalau tidak salah ,,dan kepala sekolah juga pernah ngomong " nyesal diterima bantuan Hibah , kalau tau begini ," memang atas nama komite sebagai pelaksana kegiatan pembangunan , tapi saya tidak tahu apa apa , semua pembelanjaan dilaksanakan kepala sekolah ," tuturnya , jum' at 13/01/2023.
Kepala Sekolah Mts Al Hidayah Onang Suryana ketika dikonfirmasi awak media gardatipikornews com dan media lain diruang guru mengatakan ,"
Terkait anggaran yang diterima sebesar Rp 200 juta kurang Rp 30 000 dan itu masuk ke Rekening Madrasah , waktu di Bimtek sama Biro Kesra yang penting uang dibelanjakan, terus kalau ngebangun tidak harus selesai yang penting ada progres , mungkin itu yang saya pegang , kebetulan disini ada pengembangan menjadi dua ruangan , . atas alasan tersebut yang seharusnya satu ruang kelas karna paktor kebutuhan menjadi dua ruangan , karna sayang bangunan sebelahnya pada bocor ,sehingga dibikin dua ruangan ,,secara aturan memang menyalahi tapi masa tidak ada toleransi , terkait SPJ seperti yang dikatakan di awal belum selesai ," pungkasnya , Sabtu 14/01/2023.
Terpisah salah satu warga berinisial ( A H ) mengatakan ," ini pekerjaan terkesan dipaksakan , pekerjaan dengan anggaran Hibah Biro Kesra tahun 2022 sementara pekerjaan masih berjalan dan SPJ belum selesai dan sekarang sudah tahun 2023 , jelas ini patut diduga mangkrak dan keluar dari perencanaan , diharapkan Dinas terkait segera kelapangan tuk lakukan pembinaan ," tandasnya.
Reporter : Jana