Bogor || Gardatipikornews.com -- Selasa, 11 Agustus 2026 Pukul. 09.00 dilaksanakan Apel Cendikia di halaman Kantor Polsek Parung, dengan komandan Apel Cendikia Kapolsek Kompol Maman Firmansyah SH, tampak pula Iptu Buana, Ipda Karno, Ipda Najarudin Tanjung, serta seluruh personil Polsek Parung - Ciseeng.
Setelah usai apel, kegiatan dilanjutkan di Aula Kantor Polsek Parung, dimana Kapolsek Maman Firmansyah SH, Iptu Buana dan Aiptu Ribut Basukiono memberi paparan kehadapan personil Polsek Parung yang mendengarkannya dengan serius.
Ketika Kapolsek Kompol Maman Firmansyah SH berada di ruang kerjanya, awak media menyambangi kapolsek peramah dan murah senyum tersebut dan melontarkan beberapa pertanyaan pada Kapolsek yang pernah bertugas di Philiipina ini.
"Khusus mengenai persoalan kenakalan anak-anak muda, terutama kegiatan negatif seperti tawuran, bagaimana langkah dan strategi yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mencegah serta menanganinya? Dan Apakah kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Polsek selama ini sudah cukup efektif dalam mengantisipasi tawuran dan gangguan keamanan lainnya?"
Kapolsek menjawab: "Yang pertama, tentunya kami terus melakukan pemantauan dan patroli terhadap wilayah yang menjadi perhatian.Kami juga terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan masyarakat, tokoh masyarakat, serta unsur terkait untuk mencegah terjadinya tindak kriminal dan gangguan keamanan. Kami juga melakukan pendekatan kepada anak-anak muda melalui kegiatan-kegiatan yang positif.

Harapannya, mereka memiliki aktivitas yang lebih bermanfaat sehingga tidak terlibat dalam kegiatan negatif seperti tawuran. Selama ini, apabila terjadi kejadian yang berkaitan dengan tawuran atau gangguan keamanan, kami berupaya melakukan penanganan sesuai dengan situasi dan kondisi di lapangan. Untuk kejadian yang sifatnya ringan, kami mengedepankan pendekatan pembinaan.
Namun apabila sudah mengarah kepada tindak pidana, tentunya akan kami tindak sesuai dengan aturan yang berlaku."
Pertanyaan awak media kembali: "Bagaimana kondisi ke depannya, khususnya di wilayah Parung, dengan masih adanya anak-anak muda yang terlibat tawuran? Apalagi sebagian pelaku atau kelompok yang datang justru berasal dari luar wilayah?"
Jawaban Kapolsek: "Ke depan, Polsek Parung akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan represif secara seimbang. Kami akan meningkatkan patroli, pemantauan, serta koordinasi dengan masyarakat dan pihak-pihak terkait.
Kami juga akan memberikan perhatian khusus terhadap kelompok atau anak-anak muda dari luar wilayah yang masuk dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di wilayah Parung.
Selain itu, kegiatan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Salah satunya melalui kegiatan rutin setiap hari Selasa, sebagai bagian dari upaya menjaga komunikasi dan membangun kerja sama antara kepolisian dengan masyarakat.
Jadi, penanganan tawuran tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian. Diperlukan peran bersama dari orang tua, sekolah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat agar anak-anak muda dapat diarahkan kepada kegiatan yang positif."
Penulis: Agustion/Revi/Wahyu/Aria Isma
Publikasi : Red@ksi.gtn.com