Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

*Dampak Negatif Game Online Terhadap Interaksi Sosial Anak Anak*

by Gardatipikornews
17 Desember 2022 - 179 Views

LOMBOK - NTB | Gardatipikornews.com - 


Dampak sosialnya game online membuat anak-anak menjadi kurang peduli dengan lingkungan. Hubungan dengan temannya menjadi tidak baik seperti jarang bertemu, bermain bersama hingga interaksi mereka renggang karena pergaulannya hanya game online saja. Dampak buruk game online ini timbul ketika anak bermain secara berlebihan atau terlalu sering. Dikutip dari kementrian kesehatan mengatakan jika kecanduan game online bisa mengakibatkan fatal yang akan merusak otak. Anak-anak yang mengalami hal tersebut akan kehilangan beberapa fungsi otaknya seperti kemampuan untuk fokus perhatian, merencanakan tindakan dan kemampuan untuk membatasi. Dengan begitu agar tidak terjadi dampak buruk ini, peran orang tua harus lebih tegas, perlunya melakukan mendampingi serta penjagaan untuk anak ketika bermain dan memperhatikan permainan yang dimainkan oleh anak. Ada beberapa dampak negatif yang terjadi pada kesehatan anak diantaranya: 1. Kesehatan matanya terganggu karena terlalu lama melihat layar HP hingga mata menajdi perih kemerahan dan bisa mengakibatkan minus pada usia dini. 2. Tingkat kefokusan anak menjadi kurang karena game online yang selalu dilihat cepat terekam ke memori anak. 3. Gangguan pada tubuh atau motirik karena kurangnya pergerakan pada tubuh. Kebanyakan anak- anak yang bermain HP itu diam ditempat dan sedikit bergerak. 4.Interaksi atau komunikasi anak bermasalah karena dari game online tentu banyak kata- kata yang tidak seharusnya mereka dengar menjadikan mereka ikut menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. 5. Dan anak menjadi emosional Peran orang tua disini sangat penting untuk melakukan tindakan supaya menghindari anak-anak kecanduan game online, caranya yaitu; membatasi waktu bermain game online mereka atau memberikan waktu kapan mereka bisa bermain game online seperti waktu libur sekolah saja, Kemudian mengawasi anak ketika bermain, mengajak anak melakukan kegiatan lain yang bisa menyenangkan hati mereka tanpa bermain game online. Dan yang terakhir membuat peraturan pada anak ketika aturan dilanggar. Jadi permasalahan diatas dapat disimpulkan bahwa game online berpengaruh besar terhadap anak-anak yang dimana interaksi sosial dilingkungan mereka menjadi bermasalah Dan hal ini terjadi jika peran orang tua kurang tegas dalam mendidik atau mengawasi mereka. penulis : Hadi
Sebelumnya
Polri Selain Menjadi Konselor Untuk Korban Bencana Gempa Cianjur, Tim Trauma Healing Polres...
Selanjutnya
Program PSP Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Anggaran APBD Tahun 2022 Diduga Jadi Ajang...

Berita Terkait :