Bogor || Gardatipikornews.com -- Senin, 7 Juli 2025 bertempat di halaman Sekolah Dasar Negeri Cibentang 02 yang berada tepat di depan Kantor Desa Cibentang Jln. Satatasariksa diselenggarakan kegiatan santunan yatim dan dhuafa.
Hadir sejak pagi Kepala Desa Cibentang Hasanudin yang didampingi Sekdes Endang, Asnawi, Haerul Saleh, Reni, Haryanti, Andi, Arya serta yang lainnya. Tampak pula Babinmas Bripka Dodi Wansyah, Serka Bagus Setiawan, Binwil Eka Wirawan, Ketua MUI Ds. Cibentang, Panitia Pelaksana Santunan Herman Satiri, Tokoh Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, para Ketua Rt/Rw, Kadus, Kader PKK Desa serta para undangan warga Desa Cibentang, mahasiswa STAI Al Mukhlisin. Sedangkan penceramah di kegiatan santunan ini adalah Ustadz Taufiqurahman (Ustadz Unyil) dari Kp. Pondok Ds. Babakan.
Pada kesempatan yang ada, Sekdes Endang dan Asnawi mewakili Ketua Panitia Santunan H. Gio Sumardi berhalangan hadir, maka dalam penjelasan anggaran masuk yang dikumpulkan warga dari 31 Rt keduanya memaparkan di hadapan para undangan yang hadir.

Sekdes Endang menuturkan bahwa hasil dari 3007 celengan yang disebar oleh Ketua Rt/Rw adalah sebesar Rp. 144.989.500,-. Anak yatim yang disantuni sebanyak 110 orang dan dhuafa sebanyak 272 orang.
Kepala Desa Hadanudin dalam kesempatan yang diberikan pengatur acara gembira karena saat pelaksanaan cuaca sangat cerah. Mendoakan agar para undangan yang hadir diberi Allah SWT kesehatan dan panjang umur. Hadanudin berharap para anak yatim jangan bersedih, karena Panitia Pelaksana, Ketua MUI, para Ketua Rt/Rw menjadi orang tua sebagai penyantun.
Setahun lalu, ungkap Kades Hasanudin kembali, setahun lalu Pemdes Cibentang dan Panitia telah menitipkan celengan kosong sebanyak 3007 buah, 10 bulan kemudian alhamdulillah celengan telah diisi warga di 31 Rt. Kegiatan santunan yang sudah berjalan sejak Tahun 1998 hingga sekarang dapat meningkatkan pendapatan untuk anak yatim. Bilamana nanti ada regenerasi kepala desa, kiranya tetap dapat memperhatikan anak yatim.
Usai kepala desa memberi kata sambutan yang disusul oleh sambutan Kasi PM dan Ketua MUI Desa Cibentang H. Suherman, dipenghujung acara ada tausiyah yang disampaikan Ustadz Taufiqurahman atau yang dikenal sebutan Ustadz Unyil dari Kp. Pondok Ds. Babakan.
Dalam tausiyahnya Ustadz Taufiqurrahman, yang lebih dikenal sebagai Ustadz Unyil ini mengingatkan, jangan sampai anak yatim sebelum yatim. Ia tuturkan kembali, orang dikatakan yatim bilamana ia yatim ilmu, miskin ilmu, tidak tahu ilmu agama. Hati - hatilah, anak bapak/ibu bisa menjadi yatim ilmu. Untuk itu orangtua harus mengingatkan, bahwa anak yatim rajin beribadah dan semoga bisa meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar.