Bogor || Gardatipikornews.com -- Pengajian rutin adalah kegiatan mengaji untuk mempelajari agama yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Pengajian berasal dari kata “kaji” yang memiliki arti pengajaran. Secara umum pengajian dapat diartikan sebagai aktivitas belajar dan menimba ilmu untuk mengetahui lebih dalam lagi seputar ajaran agama Islam.
Pengajian rutin memiliki peran sebagai lembaga pendidikan agama Islam non-formal masih menjadi aktivitas yang kerap dilakukan di beberapa wilayah pedesaan dan kota seluruh Indonesia.

Seperti kegiatan hari ini, Sabtu Pukul. 08.00 (19/7/2025) bertempat di Aula Kantor Desa Parigi Mekar Kec. Ciseeng Jalan. Mad Nur tengah dilaksanakan pengajian rutin bulanan yang dihadiri Kepala Desa Parigi Mekar Ade Syaprudin MM, Ketua TP. PKK Neneng Supriatin, Rahmat Basuki, Mada Kosasih, Andi Parto, Hasan Ashari, Indah, Nurman, Ismat, Ma'mun, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda.
Selain itu hadir pula para Ustadz diantaranya: Ustd. H. Anda Sasmita, Ustd. H. Pei, Ustd. Rusli, Ustd. M. Ilmi, Ustd. Hambali, Ustd. Herman, Ustd. Muhidin, Ustd. Aos, para ibu jama'ah majelis taklim se Desa Parigi Mekar, tausiyah oleh Ustd. Ali Hanafiah.
Mada Kosasih yang didapuk sebagai pembawa acara memberikan kesempatan kepada Kepala Desa Ade Syaprudin untuk kata sambutan.
Kades termuda yang ada di Kec. Ciseeng yang akrab dipanggil Togay ini mengucapkan terimakasih atas kehadiran ibu dan bapak, memohon maaf bilamana tempat dan jamuan kurang memadai. Ia berjanji, insha Allah ke depan akan menggunakan tempat yang lebih luas lagi.
Ade 'Togay" Syaprudin juga menyampaikan kegiatan-kegiatan lain yang ada di Pemdes Parigi Mekar, diantaranya Lomba Desa. Tiap wilayah RT agar bersih dan rapih. Desa Parigi Mekar diharapkan bisa jadi percontohan oleh masyarakat agar setiap wilayah selalu bersih. Ia juga menyatakan permohonan maaf kalau tahun ini Pemdes tidak mengadakan MTQ Tk. Desa Parigi Mekar, tetapi nanti akan mengirimkan kafilah di Kec. Ciseeng.
Mada Kosasih menegaskan apa yang sudah disampaikan Kades Togay. Program Pemdes cukup banyak, diantaranya masalah kebersihan, kesehatan dan stunting.
Ustadz Ali Hanafiah menuturkan kalau pengisi pelajaran agama dan tausiyah berasal dari wilayah Rw.04. Dengan harapan ada potensi-potensi baru dari wilayah masing-masing, dan itu harus digali lebih cermat dan mendalam. Ia juga menyampaikan, ketika seorang umat muslim bertanya perihal pembacaan dan doa untuk hajatnya yang ia lakukan, penanya mengutarakan: Bolehkan berdoa tetapi 1/3 dari doa, ia sholawat? baginda Nabi Muhammad mengangguk dan membolehkan membawa bacaan sholawat.
Pewarta: Agustion