Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pendidikan - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

SEKRETARIS RANTING DI ANIAYA PAC PP BAYUNG LENCIR MINTA APARAT BUBARKAN PASAR MALAM

by Gardatipikornews
23 Juni 2024 - 998 Views

MUBA || Gardatipikornews.com

  - Handra Wanto (33) sekretaris ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Bayung Lencir dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayung Lencir setelah dianiaya oleh Karyawan Pasar Malam (AN). Peristiwa itu terjadi di Pasar Malam Kelurahan Bayung Lencir, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi SUMSEL. Kronologi penganiayaan berat itu terjadi pada hari Rabu 19 Juni 2024 sekira Pukul 21.00 WIB, saat korban berkunjung ke Pasar Malam. Tepatnya di RT. 08 Bayung Lencir. Saat itu korban mencoba melerai dua Pemuda yang sedang terjadi keributan di depan wahana Rumah Hantu, tiba-tiba datang datang pelaku (AN) membawa sebatang besi panjang dan memukul tangan kanan korban hingga menyebabkan luka robek dan patah tulang pada bagian jari telunjuk Korban. Korban dilarikan ke RSUD Bayung Lencir untuk dilakukan pertolongan pertama. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bayung Lencir, dilakukan visum dan dimintai keterangan oleh polsek Bayung Lencir bersama dengan beberapa saksi kejadian. Dengan respon cepat pelaku pun ditangkap oleh TIM Polsek Bayung Lencir di tempat kejadian dan dibawa ke Polsek Bayung Lencir untuk diamankan. Mendengar kejadian tersebut membuat keluarga Besar PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bayung Lencir mengutuk keras kejadian ini. Ketua PAC PP Bayung Lencir (Mansubari) menganggap pihak pasar malam lalai dalam mengamankan dan menertibkan kegiatan yang mereka lakukan. Ia meminta agar pelaku dihukum sesuai peraturan perundang-undangan. "Kami sangat mengutuk keras pelaku yang menganiaya anggota kami. Kami menilai bahwa pihak pengelola pasar malam lalai dalam menjaga keamanan dan ketertiban kegiatan yang mereka lakukan" Ucap Mansubari. Di tempat yang lain Ketua Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Bayung Lencir (Sudirman) sangat kecewa atas kejadian tersebut. "Pengurus pasar malam dan pelaku penganiayaan bukan merupakan warga Bayung Lencir, mereka mencari rejeki dan berusaha di tempat kami tapi Kenapa justru menganaiya warga kami. Ini sangat menyakitkan bagi kami" Ucap Sudirman Menanggapi hal ini ketua GNP TIPIKOR SUMSEL (Hamdani Sumantri, S. Sos) yang juga merupakan Wakil Sekretaris Kaderisasi MPW Pemuda Pancasila Provinsi SUMSEL angkat bicara. Ia mempertanyakan soal perizinan kegiatan pasar malam di Kecamatan Bayung Lencir karena kegiatan tersebut tidak memiliki izin dari PEMDA MUBA dan tidak memberikan sumbangsih bagi retribusi Kabupaten MUBA. Hamdani meminta agar KAPOLSEK Bayung Lencir segera menutup kegiatan Pasar Malam tersebut secara permanen. Hamdani juga mengatakan bahwa "Ketua pengurus pasar malam (Yudi) harus bertanggung jawab atas kerugian korban penganiayaan yang terjadi di dalam lingkungan kegiatan pasar malam. Jika ada tindak pidana lainnya dalam kegiatan pasar malam tersebut maka, kami akan memproses secara hukum sesuai undang-undang yang berlaku di NKRI" Pungkasnya. Pewarta : Kabiro Palembang
Sebelumnya
Terjemah DAK 2023 Dua SD Di Kecamatan Kabandungan : Adanya Rekomendasi Berujung Di Tanda Tangani...
Selanjutnya
Ormas GRIB Jaya Terus Berbenah Untuk Masyarakat...

Berita Terkait :