Sukabumi, Jawa Barat || Gardatipikornews.com
- 21 april 2025 Salah satu pasutri yg tergolong rentan karena paktor usia keluhkan rasa risau kedepan nya,karena dari informasi yang di terima nya bahwa lahan yang di tumpangi nya akan di relokasi atau jelas nya akan di gusrur, Bapak........ paruh baya beserta istri.....yang mendiami lahan tersebut sudah tergolong lebih dari 10 tahun lama nya.dengan tergolong modal nekat dalam hidup mereka di dalam keseharian nya yang harus melawan rasa takut tergerus ombak laut,yang tidak jauh dari tempat yang mereka diami selama ini,lebih kurang hanya 100 / 150 langkah pesisir pantai dengan tempat tersebut.bapak.......paruh baya ini bisa bertahan hidup di lahan milik orang lain dengan kata bijak nya tumpang sari atau membeli garapan dari orang terdahulu nya,kini bapak....dan istri.....menggantungkan hidup nya dengan cara memulung atau pemulung rongsok yang tentunya hal itu yang bisa mereka kerjakan di sisa usia nya, Selain mengandal kan rongsokna laki-laki paruh baya ini bersama istrinya mengumpulkan kayu bakar yang terseret arus ombak laut ke tepian,mereka ambil dan kumpulkan untuk di jual lagi ke tengkulak dengan harga hanya cukup buat makan saja itu pun kalau ada kayu nya dan masuk kriteria,,karena yang laku bukan bambu.sosok laki laki tua paruh baya ini menjadi perhatian masyarkat luas setelah viral di unggah dari salah satu platform media yaitu facebook oleh salah satu anak muda sebagai pegiat sosial yang miris melihat kondisi kake paruh baya ini. Beranjak di peristiwa terdahulu sebelum nya titik kordinat tempat tinggal kake paruh baya ini pernah di liput oleh media besar dan sempat rame di salah satu televisi suasta hingga terdengan dalam narasi yang di sampaikan oleh host nya mereka tinggal di kampung dayak,,kampung dayak yang di maksud di dalam keterangan nya ialah,mereka yang tinggal tidak menetap karena harus berpindah pindah lokasi tempat tinggal mereka,di sebabkan terndam air laut di saat pasang melanda.dan tentunya mereka pun harus menjauh meninggal kan tempat tersebut untuk menyelamatkan diri beserta keluarga nya. ( @Dd. Hasan GTN )