Lombok Timur - NTB | Gardatipikornews.com - Melalui beberapa media yang bernaun di PWDPI Raden Andi Purwono sangat menyayangkan lemahnya fungsi kontrol masyarakat dalam membendung prilaku prilaku yang di anggap mencederai nilai nilai sosial dengan adanya peningkatan kasus pidana, terutama pelecehan seksual, Prilaku abmoral pejabat, pelecehan seksual terhadap anak usia dini yang berujung pembunuhan, Penganiayaan yang dilakukan terhadap orang tua dan banyak lagi modus operandi baru begal yang viral dan yang lainnya.(26/05/2023)
Dalam keterangannya wakil ketua salah satu persatuan wartawan yang akrab di sapa Raden ini menilai lemahnya sosialisasi terutama hal peran masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta kepekaan masyarakat dalam mencegah tindak Pedana.Dan ini sudah terbukti bahwa pelemahan itu terjadi dengan peristiwa pidana yang di lakukan oleh tokoh agama yang melecehkan santri watinya.Dan ini sering terjadi terang Raden.
Radenpun mengharap adanya kesinambungan antara petugas yang terbatas jumlahnya dengan para tokoh dan masyarakat Lombok timur pada khususnya untuk mengkaji setiap peristiwa dengan prinsip prinsip lebih baik mencegah dari pada memadamkan.
Dari rangkaian beberapa peristiwa yang telah terjadi belakangan ini Raden berharap APH agar lebih agresip dalam memburu pelaku dan selalu maksimal dalam setiap penanganan setiap kasus yang memang sangat meningkat frkuensinya akhir akhir ini.
Selain itu Raden menghimbau agar perhatian dan peran para tokoh masyarakat ulama di masing masing wilayah di Lombok timur supaya tetap memberikan himbauan serta tetap mengkomunikasikan pentingnya stabilitas keamanan dan kewaspadaan terhadap prilaku prilaku sosial yang merugikan sesama,Dengan mengedepankan Amar makruf nahimunkar.tutup Raden.
Sumber : Pwdpi NTB
Gtn.Ntb
Editor :M.Rizky